Walaupun
potensi manfaat susu sapi untuk kesehatan sangat banyak nsmun ada beberapa
kondisi yang harus diperhatikan, yaitu :
§ Bila
anda tidak dapat mencerna susu sapi karena kekurangan lactase sebaiknya mengganti
susu sapi dengan alternative lainnya seperti susu kedelai atau mengkonsumsi
susu sapi yang bebas laktosa untuk mendapatkan manfaat minu susu.
§ Anda
yang alergi susu sebaikknya mengganti dengan jenis makanan lain atau suplemen
saja. Reaksi alergi yang muncul biasanya bersin, diare, muntah, asma, eksim,
rhinitis, pendarahan, pneumonia, dan anafilaksis.
§ Hati-hati
jangan sampai mengkonsumsi terlalu banyak susu atau mengkombinasikannya dengan
produk suplemen. Terlalu banyak asupan kalium atau fosfor dapat membuat
kelebihan zat ini masih tersimpan di darah karena ginjal tak mampu membuang
kelebihannya. Kelebihan kalsium juga dapat menyebabkan konstipasi, batu ginjal,
dan gagal ginjal.
§ Susu
sapi sebaikknya tidak diberikan pada bayi dibawah 1 tahun karena kurangnya
kandungan zat besi di dalamnya dan ada resiko pendarahan di saluran pencernaan.
Selain itu bayi yang tidak mendapatkan protein susu sapi pada 3 bulan pertama
dapat menurunkan resiko diabetes tipe 1 sebanyak 30%.
§ Susu
sapi juga mungkin mengandung sejumlah hormon dan antibiotik termasuk dioksin
dan polychlorinated biphenyls (PCBs). Zat-zat inilah yang memberikan dampak
buruk untuk kesehatan manusia seperti memberikan efek samping pada sistem
saraf, sistem reproduksi, sistem imun, dan meningkatkan resiko kanker.