Kamis, 27 April 2017

Proses Pengolahan Susu Kental Manis

Proses pengolahan susu kental manis mengalami beberapa tahapan yaitu penyaringan, standarisasi, pasteurisasi, homogenisasi, evaporasi atau penguapan kadar air dan pengemasan.
1. Penyaringan Mula-mula dilakukan penyaringan pada susu segar dengan menggunakan kain kasa yang mempunyai pori-pori berukuran kecil. Tujuan dilakukan penyaringan adalah untuk memisahkan susu dari bahan-bahan lain yang tidak diinginkan yang tercampur di dalam susu dan untuk menghilangkan kotoran dari susu, tetapi secara material tidak mereduksi kandungan bakteri.
2.  Standarisasi Setelah susu segar disaring, perlu ditambahkan gula ke dalam susu dengan perbandingan antara gula dan susu segar adalah 40 : 60.
3.  Pasteurisasi Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk membunuh mikroba pathogen serta menstabilkan susu terhadap pengentalan selama penyimpanan produk jadi, pasteurisasi dilakukan ada dua cara yaitu ‘holding method’ memanaskan suhu 60C selama 30 menit dan ‘high temperatur short time’ memanaskan susu pada suhu 71,70C dan 750C selama 15-16 detik.
4.  Homogenisasi Homogenisasi adalah suatu proses yang dilakukan untuk menyeragamkan ukuran globula-globula lemak besarnya 2–20 mikron agar mencegah pemisahan lemak pada proses selanjutnya dan menghindari terbentuknya lapisan krim yang terjadi bila susu didiamkan. Homogenisasi dapat dilakukan dengan melakukan pengadukan dengan kecepatan tinggi pada suhu yang tinggi pula. Homogenisasi secara sederhana, dapat dilakukan dengan menggunakan mixer atau blender. Susu yang telah siap dihomogenisasi, sebaiknya dijaga suhunya agar berkisar 500C.
5.  Evaporasi Proses evaporasi susu dilakukan pada suhu sekitar 770C, sampai mencapai rasio 2,5 : 1,0 yaitu 2,5 kg campuran susu dan gula di evaporasi menjadi 1 pon evaporasi dilakukan terus menerus sampai tota bahan kering susu yang diinginkan tercapai.
6.  Pendinginan dan kristalisasi Setelah proses evaporasi kemudian susu didinginkan secepatnya pada suhu 26 – 300C. Proses pendinginan secara cepat tersebut bertujuan untuk membentuk larutan jenuh dan bebas kristalisasi laktosis. Jika tidak dilakukan pendinginan secara cepat, biasanya akan terbentuk inti laktosa. Inti laktosa ini akan tumbuh menjadi kristal yang berukuran makroskopis yang cukup keras dan terasa kasar yang akan menimbulkan rasa seperti pasir yang dapat mengurangi mutu produk susu.

Pengemasan Susu kental manis harus dibungkus dalam wadah utama misalkan kaleng, kemudian bila diperlukan baru dipak dalam wadah kedua yang biasanya ditujukan untuk memudahkan pengangkutan dan wadah utama harus bersifat non toksik dan inert sehingga tidak terjadi reaksi kimia yang dapat menyebabkan perubahan warna, flavor dan perubahan-perubahan lain. susu kental manis biasanya dikemas dalam kaleng steril yang berisi 350 – 400 gram. Demikian sekilas informasi mengenai proses pembuatan susu kental manis, semoga informasi ini dapat bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar